Bangun Pagar Rumah Subsidi yang Aman & Estetik :
Pagar adalah salah satu bagian dari rumah subsidi yang diperkenankan untuk direnovasi. Kamu dapat membuat pagar rumah subsidi type 30/60 jadi lebih kokoh untuk meningkatkan keamanan rumah, serta untuk mempercantik rumah tampak depan.
Ukuran rumah subsidi type 30/60 tidak terlalu besar, maka pemilihan pagarnya harus yang minimalis dan tidak makan banyak tempat. Namun tidak boleh mengesampingkan kualitas karena erat kaitannya dengan keamanan penghuni.
Mengapa Pagar Rumah Subsidi Penting?
1. Faktor Keamanan :
Rumah subsidi umumnya berada dalam perumahan padat. Tanpa pagar, risiko :
- Pencurian kendaraan
- Anak kecil keluar tanpa pengawasan
- Hewan liar masuk
2. Privasi :
Pagar memberikan batas visual dari jalan umum.
3. Estetika :
Rumah subsidi standar terlihat seragam. Pagar membuat rumah tampil unik.
Aturan Renovasi Rumah Subsidi :
Sebelum mulai melakukan renovasi pagar rumah subsidi, kamu perlu tahu aturan terkait renovasi yang sudah ditetapkan pemerintah dan pengembang.
Adapun ketika melakukan renovasi pagar, kamu tidak boleh mengubah posisinya. Dalam artian memajukan posisinya sehingga menambah luas rumah ataupun menghalangi jalan umum dan mengganggu lahan tetangga.
Yuk, intip ide renovasi pagar rumah subsidi type 30/60 berikut ini :
1. Pagar Kayu Geser :
Menggunakan pagar yang terbuat dari kayu. Kesan rumah jadi makin minimalis dan natural. Pagar kayu ini diberi coating agar lebih berkilau dan tidak mudah berlumut meski terkena paparan sinar matahari dan hujan terus menerus. Susunan pagar kayu ini semakin diperkuat dengan rangka besi yang dicat warna putih, senada dengan warna dinding eksterior. Jika dinding eksterior rumah subsidi milikmu berwarna lain, boleh dimodifikasi agar lebih sesuai ya.
Kemudian, pagar yang dipilih ini merupakan bukaan geser yang hemat tempat dan praktis. Jika ingin mengeluarkan kendaraan dari dalam rumah, pintu pagar tidak akan menghantam dinding atau pagar tetangga. Agar bisa berfungsi dengan baik, rutin bersihkan rel dan roda dari kotoran.
2. Pagar Rumah Subsidi Type 30/60 dengan Tembok dan Besi :
Kamu juga bisa melakukan renovasi pagar rumah subsidi dengan model pagar tembok kombinasi besi seperti ini. Bagian temboknya menggunakan konsep dinding ekspos dengan tekstur semen yang kasar dan berwarna abu-abu tua. Besar tembok untuk pagar ini kira-kira 2/3 dari bagian pagar secara keseluruhan.
Kemudian di bagian atas dan kiri tembok, ada rangkaian besi yang disusun dalam pola persegi panjang. Di setiap persegi panjang, terdapat potongan besi yang disusun seperti diagonal mengarah ke dalam rumah. Susunan seperti ini menghasilkan celah kecil yang fungsinya menyerupai roster. Sirkulasi udara ke dalam rumah lancar, tapi privasi dan keamanan tetap terjaga. Besi ini dicat abu-abu untuk menyesuaikan tampilan dengan tembok ekspos.
3. Pagar Kayu dengan Variasi Pola dari Besi :
Mulai dari dominasi di bagian atas, ada susunan papan kayu dengan celah yang amat kecil. Papan kayu yang digunakan bisa berupa MDF tanpa motif atau papan kayu olahan plywood yang memiliki variasi motif pada permukaannya.
Kemudian sekitar 30 cm di bagian bawah, dibuatlah variasi pola dari tiang-tiang besi. Sederhana saja, tiang-tiang tersebut disusun berjajar dengan rapi secara vertikal. Minimalis tapi tidak membosankan, kan?
4. Ide Renovasi Pagar Besi Gaya Minimalis untuk Rumah Subsidi :
Pagar dari material full besi bisa dibilang sebagai pagar yang paling kuat. Pasalnya material ini tidak mudah lapuk, tahan benturan, serta tahan terhadap serangan cuaca ekstrim. Kalaupun ada masalah, biasanya seputar kemunculan karat dan masalah tersebut bisa dicegah dengan mengaplikasikan lapisan anti karat secara rutin. Material pagar besi juga mudah dicat sesuai dengan warna fasad rumah subsidi.
Untuk variasi, pagar besi ini dibuat dengan motif persegi panjang dalam 2 ukuran yang disusun acak. Pada rumah-rumah di Indonesia, pagar seperti ini biasanya dikombinasikan lagi dengan lembaran fiber atau ditutupi semak-semak untuk menghalangi pandangan orang luar ke dalam rumah.
5. Pagar dengan Bukaan Samping yang Lebih Elegan :
Walaupun rumah subsidi ukurannya terbatas hanya 30/60, boleh dong tetap tampil gaya dan elegan? Salah satu cara termudah yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti pagar lama dengan pagar baru yang memiliki bukaan ke samping simetris seperti ide di atas. Kesannya langsung jadi elegan.
Untuk model pagarnya, kamu bisa pertimbangkan pagar kombinasi besi dan kayu. Tiang besi dibuat melengkung sehingga tercipta motif yang unik nan simetris. Lalu bagian tersebut diapit dengan susunan papan kayu yang mendatar.
6. Ide Renovasi Pagar Rumah Subsidi Type 30/60 dengan Pola Chevron :
Mau yang minimalis tapi tetap mampu tampil beda dari rumah tetangga? Ini dia ide renovasi pagar rumah subsidi type 30/60 yang bisa dijajal. Pada dasarnya, pagar ini dibuat dari besi yang warnanya bisa kamu sesuaikan dengan konsep fasad. Yang membedakan adalah pagar ini dibuat dalam motif chevron. Dibuat bukaan geser atau ke samping, sama bagusnya.
Ukuran pagar ini rendah, tidak melebihi tinggi rata-rata orang dewasa sehingga rumah subsidi tidak terlihat sumpek.
7. Pagar Rapat dengan Gabungan Banyak Motif :
Jika lebih mengutamakan privasi keluarga, sah-sah saja menggunakan pagar yang tertutup rapat seperti ide renovasi berikut ini. Desain pagarnya cukup unik karena menggabungkan beberapa motif sekaligus. Mulai dari garis-garis, perisai, kotak-kotak, hingga lekukan simetris.
Begitu pula dengan pemilihan warnanya, putih dan abu-abu. Keduanya kontras, namun masih menciptakan visual yang harmonis.
8. Pagar Pembatas dengan Dekorasi Tanaman :
Merupakan model yang cukup umum, yakni pagar kayu. Nuansanya begitu natural dan tidak lekang waktu sehingga kamu tidak perlu melakukan renovasi kembali dalam waktu dekat.
Agar tampil lebih asri dan indah, kamu dapat menambahkan koleksi tanaman di depan pagar tersebut. Sesuaikan jenis tanaman dengan konsep rumah. Misalnya menggunakan semak atau tanaman hijau untuk konsep minimalis atau bunga hias warna-warni untuk konsep yang ceria.
Selain memilih ide desain untuk renovasi pagar rumah subsidi type 30/60, kamu juga perlu menentukan ukuran. Idealnya, pagar rumah yang berada di dalam komplek memiliki pagar dengan tinggi 1 meter hingga 1,2 meter.
Sumber : dekoruma.
Komentar
Posting Komentar